Main Article Content

Abstract

Pada variasi campuran udara dan bahan bakar ini dilakukan sedikit perubahan rasio campuran antara udara dan bahan bakar untuk mengetahui apakah ada perbedaaan nilai emisi gas buang,performa mesin dan konsumsi bahan bakar. Untuk mrnghindari kerusakan fatal yang terjadi dalam proses penelitian maka akan dilakukan sedikit saja variasi campurannya yaitu AFR (Air Flow Ratio) 13,5 : 1 dan 15,5 : 1. AFR ini biasanya sering digunakan oleh masyarakat untuk menghemat dan menaikkan performa mesin. Oleh karena itu dilakukan penelitian yang mengungkap dampak yang terjadi dari perubahan rasio campuran udara dan bahan bakar. Dari hasil penelitian didapat nilai emisi gas buang CO dan HC mengalami peningkatan saat dirubah variasinya dari nilai standar. Konsumsi bahan bakar berdasar nilai lambda juga mengalami perubahan. Perubahan yang paling terasa adalah pada performa mesin yaitu pada AFR 13,5 udara yang masuk kedalam ruang bakar lebih sedikit sehingga proses pembakaran bahan bakar menjadi lebih tidak stabil dan mengakibatkan suara ketukan didalam mesin. Konsumsi bahan bakar juga menjadi lebih boros dari biasanya karena proses pembakarannya tidak sempurna. Sedangkan pada AFR 15,5 performa mesin meningkat karena udara yang masuk kedalam ruang bakar lebih banyak dari standar. Akan tetapi karena udara yang masuk lebih banyak maka dibutuhkan bahan bakar yang lebih banyak juga dalam proses pembakarannya. Dampak pada mesin adalah mudah panas,konsumsi bahan bakar meningkat dan juga emisi gas buang meningkat cukup signifikan.

Keywords

Air flow ratio bahan bakar emisi gas buang

Article Details

Author Biography

Novel Karaman, Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik & Sains, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik & Sains, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

How to Cite
Hidayat, R. R., & Karaman, N. (2024). Analisa Pengaruh Variasi Campuran Bahan Bakar Pertamax dan Udara pada Sistem Pembakaran Kendaraan terhadap Gas Buang serta pada Performa Mesin. Jurnal Ilmiah Momentum, 20(2), 206–211. https://doi.org/10.36499/jim.v20i2.11502

References

  1. Akhsan, M. N., 2016. Analisis Penggunaan
  2. Hydrocarbon crack system (HCS) Dengan
  3. Bahan Bakar Premium dan Pertamax
  4. Terhadap Emisi Gas Buang Pada Sepeda
  5. Motor Supra X 125. Dalam: Thesis.
  6. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
  7. Febriansyah, R., 2021. Kajian Teoritis Siklus
  8. Otto Motor Bakar Bensin Dengan
  9. Turbocharger Secara Termodinamika
  10. Pada Mobil Toyota Kijang 5K. jurnal
  11. Uisu.
  12. Hibaturrahman, M. Z., 2019. Analisis Kinerja
  13. Reaktor Hidrogen Pada Proses
  14. Pembakaran Bahan Bakar Motor Bakar
  15. Terhadap Emisi Gas Buang. e-Proceeding
  16. of Engineering, 6(2), p. 4962.
  17. Nurdiansyah, 2021. Study Komparasi Motor
  18. Bakar Siklus Otto 4 Tak dan Siklus 6 Tak
  19. MUB-2 Menggunakan Bahan Bakar
  20. Pertamax. Thesis, Universitas Brawijaya.
  21. Paloboran, M., 2023. Uji Kinerja Mesin Bensin
  22. cc Sistem Injeksi Mekanis Berbahan
  23. Bakar Gas LPG. Jurnal Teknik Mesin
  24. Indonesia, 18(2), pp. 76-82.
  25. Prasetiyo, D. H. T., 2022. Pengaruh Nilai RON
  26. Pada Bahan Bakar Jenis Bensin Terhadap
  27. Emisi Gas Buang. Jurnal Penelitian :
  28. Cermin, 6(2), pp. 2580-7781.
  29. Pratowo, B., 2019. Analisis Pengaruh Putaran
  30. Mesin dan Bahan Bakar Terhadap Emisi
  31. Gas Buang Pada Motor Bensin Empat
  32. Langkah. Jurnal Teknik Mesin UBL, 6(2),
  33. pp. 1-43.
  34. Pulkrabek, W., 1997. Engineering Fundamental
  35. of the Internal Combustion Engine.
  36. s.l.:Prentice Hall International, INC.