PERANAN KREATIVITAS PENDIDIK DALAM MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) KONTEKS MASA KINI

Mar'atul Lutfiyah

Abstract


Abstract
In this era of development, the prosperity and glory of society depends on
creativity, in the form of new ideas, new discoveries and new technologies.
To achieve this, attitude and creative behavior need to be planted early.
Educator creativity is an important thing in learning and can be an entry
point in an effort to improve student learning outcomes. Learning behaviors
reflected by educators tend to be less meaningful if they are not rewarded
with creative ideas or ideas and learning behaviors. Traditional and modern
Islamic Education Learning is also part of the creativity carried out by
educators. Religious educators have an important position and role in the
learning process and character formation of students.
Keywords:Teacher creativity and Teaching Islamic Education.
Abstrak
Dalam era pembangunan ini, kesejahteraan dan kejayaan masyarakat
bergantung pada kreativitas, berupa ide-ide baru, penemuan-penemuan baru
dan teknologi baru. Untuk mencapai hal ini, perlu sikap pemikiran dan
perilaku kreatif ditanam sejak dini. Kreativitas pendidik merupakan hal
penting dalam pembelajaran dan dapat menjadi pintu masuk dalam upaya
meningkatkan pencapaian hasil belajar peserta didik. Perilaku pembelajaran
yang dicerminkan oleh pendidik cenderung kurang bermakna apabila tidak
diimbanngi dengan gagasan atau ide dan perilaku pembelajaran yang kreatif.
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang tradisional maupun modern
juga merupakan bagian dari kreativitas yang dilakukan oleh pendidik.
Pendidik agama memiliki posisi dan peran penting dalam proses
pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
Kata Kunci: Kreativitas Pendidik dan Pembelajaran Pendidikan Agama
Islam

Full Text:

Download disini

References


DAFTAR PUSTAKA

Agung, Iskandar. 2010.Meningkatkan Kreativitas Pembelajaran Bagi Guru.

Jakarta: Bestari Buana Murni.

Departemen Agama RI. 1992. Al-Qur’an dan Terjemahnya (Jakarta: Gema

Risalah Press.

Fathurrohman, Muhammad dan Sulistyorini. 2012.Belajar dan

Pembelajaran Meningkatkan Mutu Pembelajaran Sesuai Standart

Nasional. Yogyakarta: Teras.

Grainger, T. dan Barnes, J. 2006.Creativity in the Primary Curriculum dalam

J. Arthur, T. Grainger and D. Wray, (eds.), Learning to Teach in The

Primary School. London: Routledge.

Junaedi,Mahfud. 2017.Paradigma Baru Filsafat Pendidikan Islam. Depok:

Kencana.

Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional

Pendidikan Bab IV tentang Standar Proses Pasal 19 Ayat 1.

Permendikbud Nomor 67 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur

Kurikulum SD/MI.

Permendikbud Nomor 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur

Kurikulum SMP/MTs.

Permendikbud Nomor 69 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur

Kurikulum SMA/MA.

Purwadaminta,WJS.2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai

Pustaka.

Sindang Sari dan Omar Hendro, Pengaruh Kreativitas, Komunikasi, dan

Kepemimpinan Guru terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMP

Negeri Di Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Jurnal Ecoment

Global, Volume 2 Nomor 1 Edisi Februari 2017.

Slameto. 1995.Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta:

Rineka Cipta.

Suharman. 2005.Psikologi Kognitif. Surabaya: Srikandi.

Tzu-Pu Wang, The Comparison of the Difficulties between Cooperative

Learning and Traditional Teaching Methods in College English

Teachers,The Journal of Human Resource and Adult Learning Vol. 3,

Num. 2, December 2007.

Alomary BA, Nunn C.L, White B.J., Williams S.L & Clark M.D.

Teachers Are They Really Needed? Creative Education.

https://doi.org/10.4236/ce.2017.813147.

Hondzel,Dislike, Catharine M., “Fostering Creativity: Ontario Teachers

Perceptions, Strategies, and Experiences” (2013), Electronic Thests

and Dissertation Reposittory.http://ir.lib.uwo.ca/etd/1173.

National Advisory Committee on Creative and Cultural Education

(NACCCE) Report. May, 1999.All out futures: Creativity.Culture and

Education.

Sawyer,R. Keith. March, 2004.Creative Teaching, Collaborative Discussion

as Disciplined Improvisation.Educational

Researcher.https://doi.org/10.15516/cie.v19i0.2433.

Schweisfruth, Michele. 2011. Learner Centred Education in Developing

Country Contexts: From Solution to Problem? International Jurnal of

Educational Development 31

www.elsevier.com/locate/ijedudev.doi.10.1016/j.ijedudev.2011.03.00

,




DOI: http://dx.doi.org/10.31942/pgrs.v5i2.2610

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal PROGRESS: Wahana Kreativitas dan Intelektualitas

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

INDEXED BY :

Google ScholarGoogle ScholarGoogle ScholarGoogle ScholarGoogle ScholarGoogle ScholarGoogle ScholarGoogle Scholar Google Scholar Google Scholar

 

 

 


Alamat kami di :

PKPI2 FAI Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone: +626281327592589
Email: pkpi2@unwahas.ac.id

 

 
 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

View My Stats