Main Article Content

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah memberikan dampak besar di dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran coding dan pemrograman. Artificial Intelligence (AI) kini tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai mitra belajar yang mampu meningkatkan kreativitas, efisiensi, dan kemampuan problem-solving siswa. Salah satu pendekatan pembelajaran berbasis AI yang semakin berkembang adalah vibe coding, yaitu metode pemrograman melalui interaksi percakapan antara pengguna dan sistem cerdas. Pendekatan ini dinilai mampu mengurangi hambatan teknis sekaligus meningkatkan pemahaman konsep logika pemrograman. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SMK Negeri 3 Kendal, memiliki peluang besar untuk memanfaatkan AI guna meningkatkan kompetensi digital dan daya saing di era industri 4.0. Namun demikian, terdapat beberapa permasalahan utama, antara lain siswa hanya memahami coding konvensional dan minim wawasan terkait peluang industri berbasis AI. Melalui kegiatan pengabdian “Peningkatan Kemampuan Artificial Intelligence untuk Coding bagi Siswa SMK Negeri 3 Kendal”, pelatihan yang diberikan terbukti mampu meningkatkan kompetensi siswa, khususnya jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG). Hasil pelatihan menunjukkan bahwa siswa berhasil mengembangkan sistem rekomendasi objek wisata menggunakan metode vibe coding. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata kemampuan peserta meningkat dari 68,79 menjadi 88,96, dengan peningkatan 20,17 dan standar deviasi 15,78. Perhitungan statistik menghasilkan p-value sebesar 9×10⁻⁸ yang menunjukkan peningkatan signifikan. Peningkatan pemahaman terbesar terdapat pada kategori Penerapan AI (36%), sedangkan pemahaman tertinggi berada pada kategori Dasar AI (96%). Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI melalui vibe coding efektif untuk meningkatkan kemampuan coding dan kesiapan karier siswa SMK.

Article Details