KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW BERBANTUAN LKS DALAM MATA PELARAJAN IPS

Mega Wahyuningsih

Abstract


Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar IPS. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman materi yang disampaikan guru, kurangnya variasi guru dalam proses belajar mengajar di dalam kelas, dan hasil belajar masih di bawah KKM. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model pembelajaran Jigsaw berbantuan LKS pada materi Menghargai Perjuangan Kemerdekaan Indonesia kelas V SDN Pleburan 03 Semarang dilihat pada ketuntasan belajar dan hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dalam bentuk True Eksperimental Design dengan desain desain Pre test – Post test Kontrol Design. Populasi penelitian adalah 40 siswa kelas VA dan VB siswa SDN Pleburan 03 Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw berbantuan LKS efektif terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terbukti dengan hasil analisis akhir dengan menggunakan Uji t-test didapatkan thitung= 3,218 ttabel= 2,021 dengan dk n_1+n_2 – 1 = 39 dan α = 5%. Sehingga diperoleh t hitung > t tabel yakni 3,218 > 2,021 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal itu terbukti dengan nilai rata-rata dan ketuntasan belajar kelas eksperimen lebih baik daripada nilai rata-rata dan ketuntasan belajar kelas kontrol. Dimana nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 83,25, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 75,75 dan ketuntasan belajar klasikal kelas eksperimen sebesar 95% sedangkan ketuntasan belajar kelas kontrol 90% Kata Kunci: Keefektifan, Jigsaw Abstract The background of this research is the low learning result of IPS lesson. It is caused by the lack of students’ understanding on the material delivered by the teacher, teacher variations on learning process in classroom, and the learning result still under Minimum Completeness Criteria (KKM). The aim to be achieved in this research is to find out the effectiveness of Jigsaw learning model assisted by LKS in material Respecting the Struggle of Indonesian Independence in SDN Pleburan 03 Semarang seen by the completeness of learning and learning result. Mega Wahyuningsih Keefektifan Model... 163 MAGISTRA - Volume 8 Nomor 2 Desember 2017 This research using quantitative in form True Experimental Design with Pre test - Post test Design Control. The population of the study was 40 students of VA and VB classes in SDN Pleburan 03 Semarang. The results showed that the Jigsaw learning model assisted by LKS is effective on student learning outcomes. This is prooved by the results of the final analysis using the t-test Test obtained t = 3.218 t table = 2.021 with dk n_1 + n_2 - 1 = 39 and α = 5%. So that t count> t table is 3,218> 2,021 then Ho is rejected and Ha is accepted. This is prooved by the average value and completeness of the experimental class learning better than the average value and completeness of learning the control class. Where the average value of the experimental class is 83.25, while the average value of the control class is 75.75 and the classical learning completeness of the experimental class is 95% while the completeness of the control class is 90%. Key Word: Efectivity, Jigsaw

Full Text:

Download disini

References


DAFTAR PUSTAKA

Hamdani, Strategi Belajar Mengajar, Bandung: CV.Pustaka Setia, 2011.

Ratna Wilis Dahar, Teori-teori Belajar dan Pembelajaran, Bandung:

Penerbit Erlangga, 2011.

Sapriya, Pendidikan IPS, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya, 2014.

Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta:

PT.Rineka Cipta, 2013.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Penerbit Alfabeta,

Trianto, Model Pembelajaran Terpadu, Jakarta: PT Bumi Aksara, 2013.

Trianto Ibnu Badae al-Tabany, Mendesain Model Pembelajaran

Inovatif, Progresif, dan Kontekstual, Jakarta: Prenadamedia

Group, 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.31942/mgs.v8i2.2627

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman