PENGARUH AKTIVASI KOH DAN GELOMBANG MIKRO TERHADAP POROSITAS DAN KAPASITAS ADSORPSI IOD KARBON AKTIF DARI DAUN MANGROVE

Penulis

  • Galuh Lukita Putri Universitas Wahid Hasyim
  • Rita Dwi Ratnani
  • Safa’ah Nurfa’izin

Abstrak

Mangrove dengan jenis Avicennia Marina tergolong mangrove mayor karena mangrove jenis ini mudah ditemukan pada setiap ekosistem hutan mangrove. Tanaman mangrove memiliki nilai ekologi dan ekonomi serta potensi untuk dimanfaatkan. Bukan hanya bagian kayu saja yang dapat dimanfaatkan namun bagian daun pun dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk salah satunya menjadi karbon aktif. Penelitian ini memiliki tujuan mengetahui pengaruh konsentrasi KOH dan gelombang mikro terhadap daya serap iod karbon aktif daun mangrove serta mengetahui morfologi permukaan karbon aktif dan membandingan angka iod dengan selulosa dari berbagai biomassa. Penelitian ini menggunakan variabel berubah konsentrasi (0,5; 1; 1,5 M) dan waktu gelombang mikro (2, 4, 6, 8, 10 menit). Parameter yang diuji adalah daya serap iod. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimal daya serap tertinggi sebesar 286,083 mg/g ditunjukkan pada konsentrasi 1 M. Waktu aktivasi gelombang mikro optimal untuk mencapai daya serap iod maksium sebesar 398 mg/g adalah 6 menit. Hasil optimal daya serap iod yang diperoleh telah memenuhi SII No.0258-79 dengan batas minimal 200 mg/g. Berdasarkan uji analisis menggunakan SEM, menunjukan proses aktivasi menggunakan gelombang mikro mampu menghilangkan pengotor pada permukaan karbon aktif. Serta daun mangrove memiliki potensi cukup baik untuk diolah menjadi karbon aktif.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-27

Cara Mengutip

Lukita Putri, G., Dwi Ratnani, R., & Nurfa’izin, S. (2025). PENGARUH AKTIVASI KOH DAN GELOMBANG MIKRO TERHADAP POROSITAS DAN KAPASITAS ADSORPSI IOD KARBON AKTIF DARI DAUN MANGROVE. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 15(1), 28–34. Diambil dari https://publikasiilmiah.unwahas.ac.id/PROSIDING_SNST_FT/article/view/14607