PEMANFAATAN METALURGI SERBUK UNTUK PRODUKSI INDUSTRI OTOMOTIF “UTILIZATION OF POWDER METALLURGY FOR AUTOMOTIVE INDUSTRY PRODUCTION”

Authors

  • Septian Roja Universitas Wahid Hasyim
  • Aries Rifaldi Universitas Wahid Hasyim
  • Muhammad Akbar Vijay Maulana Universitas Wahid Hasyim
  • Atha Bahar Saputra Universitas Wahid Hasyim

DOI:

https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14627

Abstract

Material komposit berbasis resin polimer semakin dikembangkan sebagai alternatif bahan teknik yang ringan, kuat, dan tahan korosi. Seiring meningkatnya kebutuhan material ramah lingkungan, serat alam banyak diteliti sebagai penguat komposit untuk menggantikan serat sintetis. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau, membandingkan, dan menganalisis pengaruh penambahan berbagai jenis serat alam terhadap nilai kekuatan tarik komposit berbasis resin, serta mengidentifikasi faktor‐faktor yang memengaruhi peningkatan maupun penurunan performa mekanik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai penelitian terdahulu yang membahas jenis serat alam, fraksi volume serat, orientasi, serta perlakuan kimia seperti alkalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penambahan serat alam mampu meningkatkan kekuatan tarik komposit hingga batas optimum, terutama pada serat bambu, ampas tebu, dan pelepah pinang yang diberi perlakuan NaOH 5%. Namun, kadar serat yang berlebihan justru menurunkan kekuatan akibat porositas dan ikatan antarmuka yang kurang baik. Secara keseluruhan, jenis serat, komposisi, dan perlakuan permukaan merupakan faktor utama yang menentukan performa mekanik komposit resin berbasis serat alam. Temuan ini memberikan arah pengembangan material komposit hijau yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Kata kunci: komposit_resin, serat_alam, kekuatan_tarik, fraksi_volume, perlakuan_alkali

Published

2025-12-27

How to Cite

Roja, S., Aries Rifaldi, Muhammad Akbar Vijay Maulana, & Atha Bahar Saputra. (2025). PEMANFAATAN METALURGI SERBUK UNTUK PRODUKSI INDUSTRI OTOMOTIF “UTILIZATION OF POWDER METALLURGY FOR AUTOMOTIVE INDUSTRY PRODUCTION”. Prosiding Sains Nasional Dan Teknologi, 15(1), 379–384. https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14627