Main Article Content
Abstract
Dalam Karbida Boron, ketergantungan lebar garis (delta B) resonansi paramagnetik elektron
(EPR) dengan g = 2,0028 dalam karbon bebas;Â Cc, digunakan untuk menentukan rasio
perbandingan Permukaan dan Volume (S/V) dari inklusi karbon bebas. Pengurangan secara
berurutan dari Cc, dilakukan dengan menggunakan metode oksidasi vakum rendah (Low-
Vacuum Oxidation) dengan merubah tingkat temperatur. Sejumlah karbon bebas (fase grafit)
dalam sampel, diukur dengan menggunakan sinar-X. Analisa perubahan delta B (Cc) menunjukkan
bahwa inklusi karbon bebas pada lapisan permukaan partikel Polycrystalline Boron Carbide
memiliki rasio S/V dua kali lebih kecil dibanding inklusi karbon bebas pada bagian dalam
partikel Polycrystalline Boron Carbide.
Kata Kunci : EPR, Karakterisasi, Boron
(EPR) dengan g = 2,0028 dalam karbon bebas;Â Cc, digunakan untuk menentukan rasio
perbandingan Permukaan dan Volume (S/V) dari inklusi karbon bebas. Pengurangan secara
berurutan dari Cc, dilakukan dengan menggunakan metode oksidasi vakum rendah (Low-
Vacuum Oxidation) dengan merubah tingkat temperatur. Sejumlah karbon bebas (fase grafit)
dalam sampel, diukur dengan menggunakan sinar-X. Analisa perubahan delta B (Cc) menunjukkan
bahwa inklusi karbon bebas pada lapisan permukaan partikel Polycrystalline Boron Carbide
memiliki rasio S/V dua kali lebih kecil dibanding inklusi karbon bebas pada bagian dalam
partikel Polycrystalline Boron Carbide.
Kata Kunci : EPR, Karakterisasi, Boron
Article Details
How to Cite
Purwanto, H. (2013). EPR ( ELECTRON PARAMAGNETIC RESONANCE ) KARAKTERISASI INKLUSI KARBON DALAM KARBIDA BORON*). Jurnal Ilmiah Momentum, 3(1). https://doi.org/10.36499/jim.v3i1.674