Main Article Content

Abstract

Mesin sangrai kopi yang banyak digunakan saat ini umumnya memanfaatkan metode pemanasan induksi atau konveksi. Metode induksi sering menghasilkan distribusi panas yang kurang merata, sedangkan metode konveksi membutuhkan konsumsi energi yang relatif tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi debit udara masukan terhadap respon sistem kendali suhu pada mesin sangrai kopi berbasis pemanas radiasi dengan kontrol Proportional–Integral–Derivative (PID) serta menentukan nilai debit udara yang menghasilkan respon suhu paling optimal. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan memberikan variasi debit udara sebesar 0 LPM, 2,5 LPM, 5 LPM, 7,5 LPM, 10 LPM, dan 12,5 LPM. Parameter yang dianalisis meliputi waktu respon sistem, suhu maksimum, suhu minimum, dan elevasi suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu respon sistem berada pada rentang 704,5–842,5 detik. Suhu maksimum yang dicapai berkisar antara 150°C–151,5°C, sedangkan suhu minimum berada pada rentang 147°C–148°C dengan elevasi suhu antara 3°C–5°C. Analisis regresi linier menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan parameter suhu seiring bertambahnya debit udara. Namun demikian, hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa variasi debit udara tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter yang diamati. Respon sistem terbaik diperoleh pada kondisi tanpa penambahan debit udara (0 LPM).

Keywords

Debit Udara, Kontrol PID, Mesin Sangrai Kopi, Radiasi Panas, Respon Sistem Suhu.

Article Details

How to Cite
Candra Wahyu Sportyawan, Candra Agustin, N., Basuki, P., Jefry Prasetya, J., Dyah Purwaningrum, S., & Sukaryo. (2026). Pengaruh Debit Udara Terhadap Respon Sistem Kendali Suhu pada Mesin Sangrai Kopi Pemanas Radiasi Berbasis PID. Jurnal Ilmiah Momentum, 22(2), 11–17. https://doi.org/10.36499/jim.v22i2.12888

References

  1. Awwal, Z.I., Murtono, A. and Adhisuwignjo, S. (2024) ‘Implementasi Kontrol PID untuk Pengaturan Suhu dan Kelembaban pada Lemari Pengering Pakaian’, Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 2(8), pp. 1–15.
  2. Dalimunthe, A.K., Priyambada and Supriyanto, G. (2023) ‘Pengaruh Suhu Pemanasan Terhadap Waktu Roasting Biji Kopi Arabika Jenis Gayo Varietas Abbysinia Di Tilasawa Coffee Roaster Yogyakarta’, Agricultural Engineering Innovation Journal, 1(2), pp. 77–94. Available at: https://doi.org/10.55180/aei.v1i2.716.
  3. Dewi, A.F., Yoga, A. and Rusli, R. (2026) ‘Automatic Coffee Roasting System With Arduino Uno Based Temperature Control’, G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 10(1), pp. 417–424. Available at: https://doi.org/10.70609/g-tech.v10i1.8921.
  4. Dewi Anggraeni, Saputra, A.I. and Sakti, S.P. (2025) ‘Optimasi Parameter PID Pada Sistem Kontrol Suhu Alat Roasting Biji Kopi’, Jurnal Fisika Unand, 14(2), pp. 145–151. Available at: https://doi.org/10.25077/jfu.14.2.145-151.2025.
  5. Labib, A. and Rusimamto, W. (2023) ‘Implementation of PID-Based Temperature Control System for Helmet Dryers’, Indonesian Journal of Electrical and Electronics Engineering (INAJEEE), 6(1), pp. 23–29. Available at: https://doi.org/10.26740/inajeee.v6n1.
  6. Miskon, M.T., Rahiman, M.H.F. and Taib, M.N. (2025) ‘Improving Coffee Roast Yield Consistency with Self-Tuned Fuzzy-PID Controller’, International Journal of Integrated Engineering, 17(2), pp. 301–314. Available at: https://doi.org/10.30880/ijie.2025.17.02.025.
  7. Qi, R. et al. (2022) ‘Design of the PID temperature controller for an alkaline electrolysis system with time delays’, International Journal of Hydrogen Energy, pp. 1–30. Available at: http://arxiv.org/abs/2210.00801.
  8. Setiyoko, A. and Yuliana, D.E. (2022) ‘Kendali Suhu Minyak Goreng Pada Penggorengan Sosis Menggunakan Kontrol PID’, JASEE Journal of Application and Science on Electrical Engineering, 3(01), pp. 52–62. Available at: https://doi.org/10.31328/jasee.v3i01.6.
  9. Yao, J. (2025) Research on the Optimization of PID Temperature Control for High-Precision Applications, Highlights in Science, Engineering and Technology ACME.