Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Bank Indonesia sebagai otoritas moneter dalam pengendalian inflasi di Indonesia melalui kebijakan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) selama periode 2016–2026. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), dan berbagai literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Indonesia berperan penting dalam menjaga stabilitas harga melalui penetapan BI7DRR sebagai instrumen utama kebijakan moneter. Kebijakan tersebut memengaruhi inflasi melalui mekanisme transmisi suku bunga, kredit, nilai tukar, dan ekspektasi inflasi. Selama periode penelitian, inflasi mengalami fluktuasi akibat perubahan kondisi ekonomi domestik dan global, termasuk pada tahun 2026 ketika inflasi mencapai 3,34% (year-on-year Juni 2026) dan BI7DRR dipertahankan pada level 5,75%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan pengendalian inflasi tidak hanya ditentukan oleh penyesuaian BI7DRR, tetapi juga oleh efektivitas peran Bank Indonesia dalam merumuskan kebijakan moneter yang kredibel dan adaptif terhadap dinamika perekonomian.

Article Details