PERLINDUNGAN HUKUM PENERIMA WARALABA ATAS TINDAKAN WANPRESTASI PEMBERI WARALABA DALAM PERJANJIAN WARALABA DIINDONESIA (Studi Kasus Putusan No.1064K/Pdt/2020)

Valentina Febriyanti, Urbanisasi Urbanisasi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi franchisee dalam pelaksanaan perjanjian waralaba (studi kasus pada perjanjian waralaba berdasarkan studi kasus putusan no.1064K/Pdt/2020). Waralaba merupakan perikatan antara dua pihak dimana para pihak tersebut adalah pemberi dan penerima waralaba. Pemberi waralaba yakni “seseorangan atau badan usaha yang memberikan hak kepada penerima waralaba untuk menggunakan waralaba yang dimilikinya”. Sedangkan penerima waralaba ialah “orang perseorangan atau badan usaha yang diberikan hak oleh pemberi waralaba untuk memanfaatkan dan/atau menggunakan waralaba yang dimiliki pemberi waralaba”. Jenis penelitian yang digunakan yakni yuridis normatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan perundang-undangan (the statute approach) dan menggunakan jenis data dari bahan pustaka yang lazimnya dinamakan data sekunder. Hasil analisis didalam tulisan ini menunjukkan bahwa, dalam praktiknya perjanjian waralaba berdasarkan studi kasus putusan ini belum terlaksana dengan benar sesuai Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007 Tentang Waralaba serta masih banyak wanprestasi yang terjadi didalam perjanjian waralaba, Penyelesaian kasus wanprestasi dalam menegakkan perlindungan hukum bagi penerima waralaba dilakukan melalui upaya penyelesaiannya melalui proses adjudikasi dan proses konsensus. Seharusnya franchisee dan franchisor dalam menjalankan perjanjian waralaba ini melaksanakan kewajiban sesuai dengan perjanjian yang disepakati bersama agar kasus wanprestasi dapat diminimalisir sehingga kedua belah pihak sama-sama diuntungkan.


References


Bryan A. Garner, Black's Law Dictionary, Editor in Chief, 2004.

Gunawan Widjaja, Waralaba : Seri Hukum Bisnis, (Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada, 2001).

Gunawan Widjaya, Alternatif Penyelesaian Sengketa, dalam Seri hukum Bisnis, (Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2001).

Juajir Sumardi, Aspek-Aspek Hukum Franchise dan Perusahaan Transnasional, PT. Citra Aditya Bakti, Bandung, 1995.

Karamoy, “Waralaba Dan Pemanfaatan Produksi Nasional“, (Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2011).

Moh Erfan Arif, dkk, Bisnis Indonesia, (Yogyakarta:Universitas Brawijaya Press, 2021).

Nurnaningsih Amriani, Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa di Pengadilan, (Jakarta:PT Raja Grafindo, 2012)

Salim HS, Perkembangan Hukum Kontrak innominat di Indonesia, (Jakarta: Rajawali Pers, 2008).

Setiawan, Aneka Masalah Hukum Acara Perdata, (Bandung: PT Alumni, 2005).

Subekti, Hukum Perjanjian, Ctk. Kesembilan, (Jakarta:PT Intermasa, 1984).

Suyud Margono, Penyelesaian Sengketa Bisnis, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2002).




DOI: http://dx.doi.org/10.31942/jqi.v16i2.8793

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY :

Google ScholarGoogle ScholarGoogle Scholar Google ScholarGoogle Scholar

 

 

 


Alamat kami di :

Fakultas Hukum Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone: +626281327592589
Email: jurnalqistie@unwahas.ac.id

 

 
 
 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Visitor Jurnal Qistie