PERLINDUNGAN HUKUM PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN HASIL USAHA MIKRO KECIL MENENGAH DI DESA PATEMON KECAMATAN KREJENGAN KABUPATEN PROBOLINGGO DENGAN PENDAFTARAN MEREK

Dyah Ochtorina Susanti, A’an Efendi, Nuzulia Kumala Sari

Sari


Penelitian ini bertitik tolak dari fakta bahwa produk makanan dan minuman hasil
UMKM di Desa Patemon, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo dengan
merek BARSAH, Patelas, dan Miki Noni belum didaftarkan. Akibat hukumnya
pemilik merek hanya sebagai pemilik de facto bukan de jure. Dengan
menggunakan tipe penelitian hukum empiris, dan dari rumusan masalah yang
ditetapkan hasil penilitian ini meliputi: (1) Merek BARSAH, Patelas, dan Miki
Noni belum didaftarkan karena pemilik merek menganggap pendaftaran merek
tidak penting, pemilik merek tidak atau belum mengetahui bahwa merek harus
didaftarkan, dan pemilik merek beranggapan pendaftaran merek rumit dan mahal;
(2) Alasan hukum perlindungan merek harus dengan pendaftaran merek karena
tanpa pendaftaran merek tidak menciptakan hak hukum berupa hak ekslusif atas
merek bagi pemiliknya; dan (3) Peran Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam
rangka perlindungan hukum merek BARSAH, Patelas, dan Miki Noni dengan
pendaftaran merek adalah memberikan pemahaman terkait pentingnya
pendaftaran merek, pendampingan dalam proses pendaftaran merek, insentif bagi
pelaku UMKM dalam mendaftarkan merek, dan bekerja sama dengan perguruan
tinggi yang memiliki sentra kekayaan intelektual yang memiliki perhatian d alam
pengembangan dan pemberdayaan kekayaan intelektual.
Kata Kunci: perlindungan hukum, merek, UMKM


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.