AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI KLOROFORM EKSTRAK ETANOL DAUN SIRSAK (Annona muricata L.) DAN IDENTIFIKASI KANDUNGAN SENYAWA KIMIANYA

Aqnes Budiarti, Maria Ulfah, Frista Atika Oktania

Abstract


Antioksidan berguna bagi kesehatan yakni untuk melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit degeneratif dan kanker yang disebabkan oleh radikal bebas dengan cara menetralkannya. Salah satu bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan adalah daun Annona muricata L. yang lebih dikenal dengan nama daun sirsak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan fraksi kloroform ekstrak etanol daun sirsak dan identifikasi kandungan senyawa kimianya terutama flavonoid yang telah diketahui peranannya sebagai anti oksidan. Pembuatan ekstrak daun sirsak dilakukan dengan metode maserasi selama tiga hari menggunakan pelarut etanol 96%. Fraksinasi dikerjakan secara bertingkat menggunakan pelarut dietil eter dan kloroform. Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH dan dilakukan pada beberapa seri konsentrasi sampel yaitu 500; 1000; 2000 dan 4000 µg/ml. Pembanding yang digunakan dalam pengujian aktivitas antioksidan adalah vitamin C dengan seri konsentrasi 0,3125; 0,625; 1,25 dan 2,5 µg/ml. Identifikasi kandungan senyawa kimia menggunakan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi kloroform ekstrak etanol daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 3132 µg/ml, sementara vitamin C sebesar 1,35 µg/ml. Hasil KLT terhadap fraksi uji menunjukkan adanya senyawa golongan flavonoid.

Kata kunci : antioksidan, fraksi kloroform ekstrak etanol daun sirsak, metode DPPH.

Full Text:

B1. 1-6.PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.