PENERAPAN KOMBINASI SISTEM ANAEROBIK-AIROBIK PADA IPAL PABRIK TAHU DI KECAMATAN BLIMBING KOTA MALANG

Moh - SHOLICHIN

Abstract


Industri tahu merupakan industri rumahan, di mana proses produksi pada umummnya menggunakan metode tradisional. Proses produksi pembuatan tahu menghasilkan limbah cair organik biodegradable dalam jumlah cukup besar. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknologi sistem anaerobik-Airobik dalam perencanaan IPAL pada pabrik tahu guna menurunkan beban pencemaran yang dihasilkan oleh proses produksi, agar limbah cair yang keluar dari IPAL aman terhadap lingkungan. Metode  yang digunakan adalah melakukan estimasi besarnya limbah cair yang dihasilkan dalam proses produksi tahu, memastikan kecukupan lahan untuk lokasi IPAL. Hasil dari penelitian adalah analisa dan gambar perencanan Instalasi pengolahan limbah (IPAL) pada pabrik tahu yang memmerlukan beberapa tahapan pengolahan antara lain; bak pemisah minyak, bak ekualisasi, bak anaerobik, bak aerobik yang dilengkapi biofilter, serta bak penjernih. Bak pemisah minyak berfungsi untuk saponifikasi, bak ekualisasi mampu menurunkan kadar TSS, bak anaerobik memiliki efisiensi sebesar 75 %, bak aerobik memiliki efisiensi 95 %, serta bak penjernih yang dilengkapi dengan pompa sirkulasi lumpur. Estimasi anggara pembuatan IPAL dengan penerapan kombnasi sistem Anaeron-Aerob membutuhkan sekitar Rp. 65.500.000,- yang memerlukan luas lahan  54.00 m2 atau 6.0 m x 9.0 m.


Keywords


IPAL, Industri Pabrik Tahu, Sistem Anaerob- Aerob.

Full Text:

PDF PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36499/psnst.v13i1.9692

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Address : :

Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone:  +6285226622609
 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.