PENINGKATAN LAJU INFILTRASI DAN KESUBURAN LAHAN DENGAN METODE BIOSOILDAM PADA LAPISAN TANAH KERAS DAN TANDUS

Nugroho Widiasmadi

Abstract


Tujuan riset ini adalah untuk meningkatkan laju infiltrasi pada lahan tandus dan keras (bekas tambang) dengan melibatkan Microba Alfaafa (MA-11) melalui teknologi Biosoildam. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2015 sampai Januari 2017 di Pulau Lumba Kepulauan Riau.  Alat yang digunakan adalah Double Ring Infiltrometer untuk mengukur laju infiltrasi pada tiga jarak radial dari pusat lubang microba (Biohole), Pengukur kandungan garam elektrolit sebagai indikasi kesuburan tanah menggunakan Electrolit Conductifity., serta penggunaan PH meter sebagai pengukur derajad keasaman tanah. Perhitungan infiltrasi dilakukan tiap 5 menit dan diamati setiap 15 hari sekali selama 45 hari. Hasilnya dengan mikroba laju infiltrasi antara 21.7 cm/jam-34,2 cm/jam, kesuburan antara 580 uS/cm – 675 uS/cm, PH antara 6- 6,5. Sedangkan tanpa mikroba laju infiltrasi antara 20,9 cm/jam -22,0 cm/jam , kesuburan antara 91 uS/cm – 100 uS/cm , dengan PH 5,7 – 6.

Kata Kunci : laju infiltrasi , biosoildam, lahan, mikroba alfaafa, kesuburan, keasaman


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.