RANCANG BANGUN SISTEM HUMIDIFIER DAN DETEKTOR URINASI BAYI UNTUK MENINGKATKAN KAPABILITAS INKUBATOR BAYI BERBASIS MIKROKONTROLLER

Roy Wijayanto, Arkhan Subari, Saiful Manan, Fakhruddin Mangkusasmito

Abstract


Di dunia medis, inkubator biasanya digunakan untuk merawat bayi yang baru lahir. Namun, fitur yang terdapat dalam sistem inkubator terbatas pada kontrol suhu, sementara untuk menunjang kondisi bayi yang baru lahir, kelembaban udara juga menjadi parameter penting. Selain itu, sistem yang dapat mendeteksi kapan bayi buang air kecil, dapat mempercepat penanganan dan perawatan bayi. Humidifier biasanya digunakan sebagai pengontrol kelembaban karena murah dan mudah dioperasikan serta mampu memberikan hasil yang baik, sistem tersebut dikombinasikan dengan sensor DHT-11 agar dapat bekerja berdasarkan perubahan kelembaban di dalam ruangan. Sedangkan untuk mendeteksi keberadaan urin, digunakan sensor YL-83 yang biasanya digunakan untuk mendeteksi air dengan perubahan tegangan output sensor. Seluruh sistem diintegrasikan dengan mikrokontroler ATMEGA 16 untuk mengontrol operasi humidifier dan menerima informasi dari detektor urin. Pada penelitian ini, kelembaban ruangan dipertahankan pada nilai 70%, dan alarm bel akan aktif ketika sensor mendeteksi keberadaan urin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa prototipe ini dapat bekerja dengan baik sesuai dengan referensi yang diinginkan.

Kata kunci : bayi, detektor urin, humidifier, inkubator,kelembapan.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.