PERBANDINGAN KUALITAS ANTAR SENSOR KELEMBABAN UDARA DENGAN MENGGUNAKAN ARDUINO UNO

Yoga Alif Kurnia Utama, Yonatan Widianto, Trie Arief Sardjono, Hendra Kusuma

Abstract


Kelembapan udara merupakan parameter yang menyatakan jumlah uap air yang terkandung di dalam udara. Semakin banyak uap air yang dikandung di dalam udara, semakin lembab udara tersebut. Kelembapan udara yang tinggi dapat meningkatkan resiko flu dan infeksi pernapasan. Selain itu, faktor kelembapan juga berpengaruh pada hasil pertanian dan perkebunan. Oleh karena itu, parameter kelembapan udara ini penting untuk diukur. Pada penelitian ini, ada 4 jenis sensor kelembapan udara yang akan diukur akurasi pengukurannnya yaitu DHT11, DHT21, DHT22, BME280. Pengukuran keempat sensor tersebut akan dibandingkan dengan sebuah alat ukur kelembapan udara (hygrometer) acuan. Dari perbandingan ini dapat dihitung eror pengukuran sehingga dapat ditentukan mana sensor yang memiliki ketelitian paling tinggi dan paling rendah. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sensor BME280 merupakan sensor kelembapan udara yang memiliki tingkat ketelitian paling tinggi dengan rata-rata eror pengukuran sebesar 3.78% sedangkan sensor DHT11 merupakan sensor kelembapan udara yang memiliki tingkat ketelitian paling rendah dengan rata-rata eror pengukuran sebesar 38.84%.

Kata kunci : BME280, DHT11, DHT21, DHT22, Sensor Kelembapan.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.