USULAN PENGENDALIAN DAN PERBAIKAN KUALITAS PENGELASAN PIPA PENSTOCK DENGAN METODE SIX SIGMA SEVEN TOOLS DAN 4M+IE

Joko Susetyo, Imam Sodikin, Taufik Nurrohim

Abstract


Perkembangan industri manufaktur di Indonesia sangat pesat sehingga perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor manufaktur, harus bersaing dengan sengit guna memenangkan persaingan. Persaingan yang sengit harus didukung dengan penjaminan kualitas sehingga pengendalian kualitas yang baik perlu diterapkan. PT. Barata Indonesia Tegal sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pabrikasi baja untuk keperluan irigasi, seperti pipa penstock dan pintu air. Penelitian ini menggunakan pendekatan Six Sigma untuk mengukur tingkat kapabilitas proses, Cost of Poor Quality (COPQ) dan Yield untuk menghitung perkiraan biaya yang dikeluarkan karena adanya produk cacat dan produk bebas cacat, Seven Tools sebagai alat analisis kecacatan untuk produksi pipa penstock pada Proyek Titab dan Proyek Rotiklot, serta pendekatan 4M+IE digunakan untuk memberikan usulan perbaikan pada sistem informasi yang diterapkan di perusahaan. Berdasarkan penelitian dengan metode Six Sigma didapat nilai sigma Proyek Titab sebesar 3,64 σ dan nilai sigma Proyek Rotiklot sebesar 3,70 σ yang menunjukkan tingkat kapabilitas proses produksi masuk dalam kategori rata-rata dunia industri. Perhitungan nilai yield atau produk yang bebas cacat pipa penstock Proyek Titab mencapai 97,197% (COPQ 30,4%) dan nilai yield Proyek Rotiklot 97,561% (COPQ 29,5%). Usulan perbaikan sistem informasi yang diberikan pada perusahaan adalah dengan memberikan rancangan sistem informasi terintegrasi yang menghubungkan seluruh departemen yang berkontribusi dalam proses produksi di perusahaan.

Kata kunci: COPQ, pipa penstock, six sigma, seven tools, yield


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.