PEMBUATAN GLUKOSA DARI KARDUS BEKAS DENGAN PROSES HIDROLISIS ENZIMATIS DENGAN PENAMBAHAN PRETREATMENT H2O2

Aninditya Putri Ayuningtyas

Abstract


Bahan Bakar Minyak(BBM) merupakan salah satu bentuk energi yang setiap harinya dipergunakan oleh manusia. Laju konsumsi BBM sebagai produk hasil olahan terus mengalami peningkatan. Sedangkan perkembangan produksi minyak bumi selama 10 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan menurun. Oleh karena itu sumber energi alternatif sangat diperlukan,salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan adalah bioetanol dengan melakukan proses hidrolisis dan fermentasi bahan yang mengandung glukosa. Kardus merupakan salah satu bahan yang memiliki potensi untuk dapat menghasilkan glukosa. Untuk mendapatkan glukosa pada kardus bekas dapat dilakukan dengan proses hidrolisis secara enzimatis menggunakan enzim selulase. Kelebihan penggunaan hidrolisis enzimatis adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Namun perlakuan ini juga memiliki kekurangan yaitu waktu yang dibutuhkan cukup lama sehingga diperlukan penelitian dengan beberapa perlakuan yaitu dengan menambahkan pretreatment H2O2 dengan variasi konsentrasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%; variasi waktu hidrolisis 18, 24, 48, 55, dan 66 jam, dan variasi lama pemanasan45,60, 105 menit. Dimana dari penelitian yang dilakukan dihasilkan kadar glukosa tertinggi didapatkan pada waktu hidrolisis 48 jam, konsentrasi H2O2 4% dengan variasi pemanasan 105 menit.

Kata kunci: Bioetanol, Kardus, Enzim Selulase, H2O2 ,Glukosa


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.