PEMBUATAN SLOW RELEASE FERTILIZER DENGAN MENGGUNAKAN POLIMER AMILUM DAN ASAM AKRILAT SERTA POLIVINIL ALKOHOL SEBAGAI PELAPIS DENGAN MENGGUNAKAN METODA FLUIDIZEDBED

Afri Yenni, Suherman ,, Aprilina Purbasari

Abstract


Pembuatan Slow release fertilizer bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk
terhadap laju  pelepasan unsur-unsur nutrisi pupuk pada tanaman. Dalam studi ini dilakukan
pembuatan slow release fertilizer dengan menggunakan asam akrilik dan polivinil alkohol
(PVA) yang masing-masing dicampur dengan amilum dan Polietilen glikol  (PEG) sebagai
bahan tambahan pelapis dengan menggunakan metoda fluidized bed spraying coating (FBSC).
Variable yang dipelajari konsentrasi polimer  akrilik/amilum (18 %/0-2 %) dan PVA/amilum
(3 %/0-2 %) sedangkan berat PEG yang ditambahkan pada masing-masing campuran adalah
1 gram dan suhu udara bed (pengeringan) (35-55
o
C) terhadap kualitas produk urea yang
terlapisi yakni efisiensi pelapisan, dissolution rate, persen dustiness, dan Scanning Electron
Microscopy (SEM). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa efisiensi pelapisan urea
dengan akrilik/amilum (18/2 %) pada suhu 40o
C adalah 14,4 % sedangkan PVA/amilum (3/2
%) adalah 5,2 %.  Efisiensi pelapisan meningkat dengan meningkatnya konsentrasi pelapis
dan berkurang jika terjadi peningkatan suhu bed. Hal yang sama terjadi pada dissolution rate,
dimana jika konsentrasi pelapis meningkat maka  dissolution rate  akan meningkat kebalikan
terhadap suhu bed, suhu bed meningkat maka  dissolution rate  menurun. Dustiness produk
meningkat dengan meningkatnya suhu  bed serta konsentrasi pelapis. Pada analisa SEM
pelapis urea dengan menggunakan akrilik morfologi lebih bagus dibandingkan dengan PVA.

Kata Kunci: Slow Release Fertilizer, akrilik, PVA, amilum, urea, Fluidized Bed Spray

Full Text:

A7. 34-39 PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.