PEMETAAN PARAMETER LAHAN KRITIS GUNA MENDUKUNG REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN UNTUK KELESTARIAN LINGKUNGAN DAN KETAHANAN PANGAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN SPASIAL TEMPORAL DI KAWASAN MURIA

Hendy Hendro HS, Zed Nahdi, MTh Sri Budiastuti, Djoko Purnomo

Abstract


Pemetaan dan Invetarisasi Lahan Kritis Kawasan Muria dimaksudkan untuk menyusun  sistem  database  sebagai ruang pengalokasian data-data tentang lahan kritis di Kawasan Muria dan diharapkan dapat digunakan pula untuk merencanakan  kegiatan rehabilitasi lahan kritis di kawasan Muria. Mengingat dikawasan Muria saat ini luasan lahan kritis yang ada cukup besar dan apabila dibiarkan dan tidak ditangani akan mengakibatkan terjadinya penurunan daya dukung lingkungan dan penurunan produktivitas lahan Adanya pemetaan Lahan Kritis ini dapat digunakan untuk merencanakan kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan untuk kelestarian lingkungan serta meningkatkan produktivitas lahan untuk ketahanan pangan. Didalam pembuatan pemetaan Lahan kritis ini digunakan perangkat lunak berbasis sistem informasi geografis (GIS). Database sarana dan prasarana bidang lahan kritis tersebut dikelola dalam sistem informasi yang dapat divisualisasikan dan di update, sehingga  mudah disimpan dan digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan kebutuhan. Metode kerja yang dilakukan untuk analisa lahan kritis adalah berdasarkan atas Petunjuk Teknis Penyusunan Data Spasial Lahan Kritis tahun 2004 oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS).Dari hasil pemetaan lahan kritis di kawasan Muria dapat dijadikan landasan untuk melakukan rehabilitasi dan konservasi dengan pendekatan agroforestri selain melestarikan lingkungan dapat meningkatkan ketahanan pangan.

Kata kunci: data base, kawasam Muria , lahan kritis, pemetaan, rehabilitasi

Full Text:

E7.41-46.PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.