DAMPAK SERTIFIKASI EKOLABEL TERHADAP SUSTAINABILITAS INDUSTRI FURNITUR

Haryo Santoso, Ary Arvianto, Zaenal Fanani

Abstract


Industri furnitur kayu memiliki potensi yang menjanjikan bagi negara-negara berhutan tropis, termasuk Indonesia. Industri ini menyerap banyak tenaga kerja dan mempunyai nilai ‘total linkage’ paling tinggi dibanding industri lainnya. Kerusakan hutan tropis akibat ‘illegal logging’ dan alih fungsi hutan yang tidak terkendali telah memunculkan ekolabeling sebagai salah solusi menuju hutan lestari. Ekolabeling dirasakan industri furnitur sebagai tekanan perdagangan internasional. Negara maju akan menolak produk perkayuan tanpa sertifikat ekolabel. Di Indonesia, ekolabeling CoC termasuk paling lamban dibanding negara produsen pesaing seperti China, Vietnam bahkan Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode survei dibantu perangkat lunak SmartPLS dan indepth-interviews terhadap industri furnitur untuk mengetahui dampak sertifikasi ekolabel terhadap sustainabilitas industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekolabel mempunyai dampak positif signifikan terhadap pelestarian hutan, citra perusahaan, pangsa pasar, profit, dan kesejahteraan karyawan. Direkomendasikan agar ekolabeling dapat didorong untuk meningkatkan daya saing ekspor, pangsa pasar dan menjamin hubungan produsen-konsumen yang sustainabel.

Kata kunci : ekolabel, hutan lestari, industri furnitur, sustainabel


Full Text:

E6. 32-37.PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.