Manusia sebagai Aset atau Biaya? Pengungkapan Sumber Daya Manusia dalam Laporan Keuangan

Nanda Safarida, Saparuddin Siregar

Abstract


Human resource is the most valuable asset of an organization. However, conventional accounting was not able to provide valid information about human resource in the financial statements, whereas such information is absolutely needed by stakeholder in decision-making. This has led to the emergence of human resources accounting. This study aims to analyze the recognition of human resource as assets (rather than cost) in the financial statements and various obstacles in application of human resources accounting. This study uses a descriptive analysis in analyzing secondary data related to these issues. The results show that there are three trends in the accounting treatment model for human resources, namely, investment in human resources, intangible assets and deferred charges which are subsequently amortized. Meanwhile, the obstacles in the application of human resource accounting are human resource is not meet the requirements as an asset, there is no uniformity of measurement and assessment of human resources and the validity value of measurement of human resources does not reflect the real or full value. Therefore, an encouragement through empirical research to create uniformity measurement of human value and also efforts to revisit the definition of assets are required. Thus, the human resource could be recognized as asset in General Accepted Accounting Principle.

Keywords: Asset, Cost, Human resource, Human resource accounting.

Abstrak
Sumber daya manusia merupakan aset paling berharga bagi sebuah organisasi. Namun, akuntansi konvensional tidak mampu menyediakan informasi yang valid tentang sumber daya manusia dalam laporan keuangan, padahal informasi tersebut sangat dibutuhkan terutama oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengambilan keputusan. Hal inilah yang menyebabkan munculnya akuntansi sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kembali pengungkapan keberadaan manusia sebagai aset dan bukan hanya sebagai biaya dalam laporan keuangan serta berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya pengaplikasian akuntansi sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat deskriptif analisis dalam menganalisa data sekunder yang berkaitan dengan masalah-masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada tiga kecenderungan model perlakuan akuntansi atas sumber daya manusia yaitu, investasi sumber saya manusia, aktiva tak berwujud dan biaya yang ditangguhkan yang selanjutnya diamortisasi. Sementara, kendala dalam aplikasi akuntansi sumber daya manusia antara lain, belum terpenuhi syarat sebagai aset, belum adanya keseragaman pengukuran dan penilaian terhadap sumber daya manusia dan nilai validitas pengukuran terhadap sumber daya manusia tidak merefleksikan nilai seutuhnya. Oleh sebab itu, perlu adanya dorongan melalui riset-riset empiris untuk membuat keseragaman dalam pengukuran nilai manusia dan juga upaya untuk meninjau kembali definisi dari aset. Hingga kemudian sumber daya manusia mendapatkan pengakuan sebagai aset dalam General Accepted Accounting Principle.

Kata Kunci: Akuntansi Sumber Daya Manusia, Aset, Biaya, Sumber Daya Manusia

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31942/akses.v15i2.3780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


INDEXED BY :

Google Scholar SINTA Crossref Base Garuda

 

 

 


Alamat kami di :

Fakultas Ekonomi Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone: +6285692330665
Email: jurnalakses@unwahas.ac.id

 

 
 
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN: 1907-4433

e-ISSN: 2613-9170

AKSES Visitor Statistics