PKM PENDAMPINGAN P3BM (PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASISIS MULTIKULTURAL) BAGI GURU PONDOK PESANTREN MTS AL ASROR DAN SMP AL USWAH SEMARANG

Nimas Puspitasari, Atrianing Yessi Wijayanti

Abstract


MTs Al Asror dan SMP Al Uswah  Semarang merupakan lembaga pendidikan yang berlatar belakang dari pondok pesantren. Secara umum pondok pesantren  merupakan lembaga pendidikan yang bersifat prular/ multikultur  Siswa dihadapkan dengan situasi perbedaan karakter, pola pemikiran, bahasa dan budaya, dengan demikian perlu adanya penanaman wawasan multikultural agar keadaan tersebut tidak menimbulkan permasalahan sosial. Tujuan dalam kegiatan ini adalah meningkatkan penerapan iptek di masyarakat yaitu pada guru mitra di MTs Al Aror dan SMP Al Uswah berupa pengembangan perangkat pembelajaran berbasis multikultural.Metode yang akan dilaksanakan adalah melakukan  (1) Analisa awal/ analisa kebutuhan, mitra, (2) Proses persiapan (3) Proses pelaksanaan yaitu pelatihan dan pendampingan. Pelatihan diadakan dengan pemberian materi mengenai pembelajaran berbasis multikultural, pengidentifikasian materi pembelajaran dan model pembelajaran multikultural. Sedangkan pendampingan dilakukan dalam mengembangkan Perangkat pembelajaran Berbasis multikultural serta Penerapan  Perangkat pembelajaran Berbasis multikultural di kelas. Hasil kegiatan yang dicapai antaralain ketercapaian target materi yang diberikan kepada peserta pendampingan, meningkatnya keterampilan guru MTs Al Asror dan SMP AL Uswah dalam mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis multikultural dan terlatihnya kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis multikultural dalam proses pembelajaran di kelas.

 

  Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Multikultural, Pengembangan Perangkat Pembelajaran


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31942/abd.v3i2.2503

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 ABDIMAS UNWAHAS

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.