Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Korean Wave dan perilaku xenosentrisme terhadap minat beli produk skincare Korea di Kota Semarang. Fenomena Korean Wave yang mencakup musik K-Pop, drama Korea, hingga gaya hidup ala Korea telah melampaui batas hiburan dan bertransformasi menjadi tren budaya global yang membentuk pola konsumsi masyarakat. Dalam konteks ini, minat beli masyarakat Indonesia terhadap produk skincare Korea tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh citra budaya asing yang melekat padanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sejumlah responden di Kota Semarang, yang terdiri dari mahasiswa, pekerja kantoran, beauty creator, hingga karyawan sektor jasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korean Wave memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan kesadaran merek dan menciptakan preferensi terhadap produk skincare Korea, terutama melalui paparan media sosial, drama Korea, dan musik K-Pop. Di sisi lain, perilaku xenosentrisme muncul sebagai faktor psikologis yang mendorong konsumen untuk lebih memilih produk asing, dengan keyakinan bahwa kualitas dan prestise produk luar negeri lebih unggul dibandingkan produk lokal. Temuan ini memperlihatkan bahwa interaksi antara budaya populer global dan kecenderungan psikologis konsumen berperan penting dalam membentuk keputusan pembelian

Article Details