Main Article Content

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) terakreditasi di Kota Jayapura, Provinsi Papua, dengan menyoroti jumlah, jenis layanan, serta kualitas kelembagaan berdasarkan hasil akreditasi periode 2019–2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif yang diperoleh melalui dokumentasi dan analisis tabulasi. Fokus utama penelitian adalah menganalisis sebaran serta dinamika perkembangan LKS sebagai penyedia layanan kesejahteraan sosial bagi anak, lanjut usia, penyandang disabilitas, penyintas HIV/AIDS, dan korban penyalahgunaan NAPZA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 67 LKS yang terdaftar di Dinas Sosial Kota Jayapura, namun hanya sebagian yang telah mengikuti proses akreditasi. Tren akreditasi memperlihatkan adanya peningkatan kualitas lembaga, dari dominasi peringkat C pada tahun 2019, meningkat menjadi stabil di peringkat B pada tahun 2022–2023, hingga kembali muncul lembaga berperingkat A pada tahun 2025. Yayasan Pendamping dan Pemberdayaan Masyarakat Papua dan Papua Barat (YP2MP) menjadi contoh lembaga yang adaptif dan progresif dalam meningkatkan mutu layanan. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan berkelanjutan guna mewujudkan layanan sosial yang profesional, inklusif, dan berkeadilan di Papua.


Kata kunci: Akreditasi, pemetaan, Lembaga Kesejahteraan Sosial

Article Details