PENGARUH JENIS ANTENA TERHADAP JARAK KOMUNIKASI ALAT PEMUTUS KWH METER DIGITAL PADA AREA URBAN

Audrey Adretta Madhani

Abstract


Kebiasaan pelanggan yang menunggak pembayaran tagihan listrik dapat menyebabkan kerugian bagi PT. PLN (Persero). Untuk mengatasi hal tersebut, didesain alat pemutus kWh meter pelanggan yang dapat memutuskan aliran listrik ke pelanggan menggunakan secara remot. Alat ini memiliki kekurangan karena hanya mampu beroperasi dengan jarak maksimum 10 meter. Paper ini memaparkan hasil pengujian dua jenis antena yang dipakai sebagai media komunikasi antara remot dan kWh meter. Proses pengujian dilakukan pada area urban dengan memperhatikan nilai Receive Signal Strength Indicator (RSSI) yang diperoleh selama proses komunikasi berlangsung. Selain itu, nilai persentasi packet loss (paket tak diterima) juga dipertimbangkan sebagai penentu kualitas sinyal komunikasi. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, antena Omnidirectional memiliki jangkauan komunikasi lebih jauh dengan kualitas sinyal (nilai RSSI) berada pada kategori sedang untuk jarak komunikasi 20 meter. Sedangkan antena U.fl spiral hanya memiliki jangkauan komunikasi sejauh 10 meter dengan nilai RSSI berada pada kategori buruk. Nilai packet loss kedua jenis antena berada pada kategori sangat bagus untuk masing-masing jarak komunikasi.


Keywords


Antena, Pemutus kWh, Packet Loss, RSSI

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36499/psnst.v13i1.9771

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Address : :

Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232, Indonesia
Handphone:  +6285226622609
 

 

 

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional.