Main Article Content

Abstract

Penelitian ini berjudul bertujuan untuk mengetahui seberapa besar penurunan keluhan
musculoskeletal, kelelahan dan peningkatan produktivitas setelah dilakukan
perbaikan/perubahan sikap kerja pembatik duduk di atas lantai (kelompok kontrol) menjadi
duduk di atas dingklik (kelompok eksperimen). Penelitian ini menggunakan rancangan
eksperimen sama subjek, yaitu rancangan yang observasi variabel dilakukan beberapa kali,
yang subyek kontrolnya sekaligus juga berlaku sebagai subyek eksperimen. Dari hasil
pengolahan data terhadap 15 orang disimpulkan bahwa : tingkat keluhan sistem
musculoskeletal pembatik duduk di lantai merasakan sakit dengan tingkat keluhan : 40 %
merasakan sakit pada tubuh bagian bokong, siku kanan, lutut kiri ; 60% mersakan sakit pada
tubuh bagian punggung dan pantat. Tingkat kelelahan pembatik yang duduk di lantai meliputi
: pelemahan kegiatan 38, 67% ; pelemahan motivasi 30,67% dan pelemahan fisik 40,67%.
Besarnya keluhan sistem musculoskeletal dan kelelahan pembatik pada sikap kerja duduk di
atas dingklik adalah : tingkat keluhan sistem musculoskeletal pembatik merasakan sakit
dengan tingkat keluhan : 20 % merasakan sakit pada tubuh bagian punggung, bokong, pantat
; 13, 13% bagian siku kanan dan lutut kiri. Tingkat kelelahan pembatik yang duduk di lantai
meliputi : pelemahan kegiatan 36,67% ; pelemahan motivasi 26,67% dan pelemahan fisik
29,33%. Perbaikan sikap kerja pembatik duduk di atas lantai menjadi duduk di atas dingklik
dapat mengurangi keluhan sistem musculoskeletal, kelelahan kerja dan meningkatkan
produktivitas kerja pembatik. Hal ini terbukti dari penurunan yang bermakna antara semua
variabel pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Beda rerata tingkat keluhan
muskuloskeletal antara kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah sebesar 7,26 atau
terjadi penurunan keluhan muskuloskeletal sebesar 12,71 %. Beda rerata kelelahan antara
kelompok kontrol dan kelompok eksperimen adalah sebesar 12,86 atau terjadi penurunan
kelelahan sebesar 23,93 %. Beda rerata tingkat produktivitas antara kelompok kontrol dan
kelompok eksperimen adalah sebesar 0,0016 atau terjadi peningkatan produktivitas sebesar
41,03 %.
Kata kunci : Beban Kerja, Musculoskeletal

Article Details

How to Cite
Siswiyanti, ., & Luthfianto, S. (2011). BEBAN KERJA DAN KELUHAN SISTEM MUSCULOSKELETAL PADA PEMBATIK TULIS DI KELURAHAN KALINYAMAT WETAN KOTA TEGAL. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 1(1). https://doi.org/10.36499/psnst.v1i1.320