Main Article Content

Abstract

Material J4 sering diaplikasikan sebagai pengganti baja tahan karat karena harganya lebih
murah dan pada kasus tertentu harus disambung dengan baja karbon. Material J4 dan baja
karbon mempunyai perbedaan sifat fisik, mekanik, termal dan metalurgi sehingga karakteristik
sambungan las antara keduanya perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh jenis filler dan arus listrik las Gas Metal Arc Welding (GMAW) terhadap sifat fisik
mekanik sambungan las J4 dengan baja karbon rendah. J4 disambung dengan baja karbon
rendah (ST 37) masing-masing dengan tebal 1,8 mm, menggunakan las GMAW dengan
variasi filler ER309 L dan ER70S, dan arus pengelasan 60A dan 80A. Hasil sambungan
dikarakterisasi dengan pengujian tarik, kekerasan, dan struktur mikro. Pengujian tarik
menggunakan standar JIS Z2202. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sambungan las dengan
filler ER 309 L dan menggunakan arus sebesar 80 A mempunyai kekuatan tarik tertinggi yaitu
314,58 MPa, sedangkan sambungan las dengan filler ER 70 S dan menggunakan arus sebesar
60 A mempunyai kekuatan tarik terendah yaitu 281,83 MPa. Pada daerah HAZ baja karbon
dan J4 mengalami perubahan struktur mikro yang signifikan dan peningkatan nilai kekerasan
dari masing-masing base metal.
Kata kunci: sambungan las logam tak sejenis, J4, uji tarik,baja karbon rendah, GMAW.

Article Details

How to Cite
Sudargo, P. H., Triyono, ., & Diharjo, K. (2011). PENGARUH FILLER DAN ARUS LISTRIK TERHADAP SIFAT FISIK- MEKANIK SAMBUNGAN LAS GMAW LOGAM TAK SEJENIS ANTARA BAJA KARBON DAN J4. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 1(1). https://doi.org/10.36499/psnst.v1i1.318