Main Article Content
Abstract
Kurangnya informasi dapat menimbulkan distorsi informasi dimana salah satu akibatnya
adalah variansi permintaan yang terjadi pada saluran supply chain. Bahkan variabilitas
tersebut cenderung meningkat dari arah hilir ke hulu yang dinamakan fenomena bullwhip
effect. Salah satu permasalahan dalam supply chain management yaitu bagaimana
mengurangi pengaruh dari bullwhip effect tersebut. Dalam penelitian ini, pengukuran bullwhip
effect dikembangkan dalam model autoregressive, AR(1). Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa
koefisien autoregressive dan lead time menimbulkan tumbukan yang cukup besar pada
bullwhip effect.
Kata Kunci : supply chain, bullwhip effect, AR(1)
adalah variansi permintaan yang terjadi pada saluran supply chain. Bahkan variabilitas
tersebut cenderung meningkat dari arah hilir ke hulu yang dinamakan fenomena bullwhip
effect. Salah satu permasalahan dalam supply chain management yaitu bagaimana
mengurangi pengaruh dari bullwhip effect tersebut. Dalam penelitian ini, pengukuran bullwhip
effect dikembangkan dalam model autoregressive, AR(1). Hasil kuantitatif menunjukkan bahwa
koefisien autoregressive dan lead time menimbulkan tumbukan yang cukup besar pada
bullwhip effect.
Kata Kunci : supply chain, bullwhip effect, AR(1)
Article Details
How to Cite
Talitha, T. (2010). PENGUKURAN BULLWHIP EFFECT DENGAN MODEL AUTOREGRESSIVE. Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi, 1(1). https://doi.org/10.36499/psnst.v1i1.315