PENGARUH SUHU PERAWATAN PADA BINDER ALKALI AKTIVASI ZEOLIT ALAM MALANG

not available

Authors

  • Bambang Ismuyanto Universitas Brawijaya
  • A.S. Dwi Saptati N.H Universitas Brawijaya
  • Sholichin Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14691

Abstract

Kelimpahan Zeolit alam Malang mencapai 23,4 juta ton dan komponen utamanya adalah mordenit. Zeolit ini difungsikan sebagai precursor geopolimer. Total kadar alkali 2,2% berat. Total kadar aluminosilikat 49,4 % berat. Total aluminosilikat dan oksida besi 65,1% berat dengan angka banding silikat terhadap aluminat sebesar 4,73. Kadar kalsium 24,7%berat. Pengecilan ukuran diperoleh rerata ukuran partikel zeolit 231,54 µm. Pembentukan binder aktivasi alkali, diawali dengan mereaksikan partikel zeolite dengan activator basa sodium hidroksida 14M. Produk reaksi berupa luluhan dituang ke cetakan beton berukuran 5x5x5cm dan ditutup plastic untuk mengurangi evaporasi berlebih. Uji konsumsi lime dilakukan dengan mereaksikan zeolite dengan lime/Ca(OH)2 pada suhu ambien dan suhu 80C begitu pula uji kuat tekan. Simpulan uji laboratorium adalah konsumsi lime suhu 80C lebih besar dibanding suhu ambien; berdampak positip pula bahwa kuat tekan pada suhu 80C lebih besar dibanding perawatan pada suhu ambien. Komponen silica pada zeolite lebih reaktif pada suhu 80C dibanding suhu ambien.

 Kata kunci : zeolit, konsumsi lime, binder aktivasi alkali, sodium hidroksida, kuat tekan

Published

2025-12-27

How to Cite

Ismuyanto, B., A.S. Dwi Saptati N.H, & Sholichin. (2025). PENGARUH SUHU PERAWATAN PADA BINDER ALKALI AKTIVASI ZEOLIT ALAM MALANG: not available. Prosiding Sains Nasional Dan Teknologi, 15(1), 237–243. https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14691