STUDI EKSPLORATIF PROFIL METABOLIK (ASAM URAT, GULA DARAH, DAN KOLESTEROL) PADA PENDUDUK DI KAWASAN PERKOTAAN: TINJAUAN AWAL TERHADAP DAMPAK LINGKUNGAN URBAN
DOI:
https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14681Abstract
Gangguan metabolik seperti hiperurisemia, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia masih menjadi masalah kesehatan yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama pada masyarakat urban. Pola hidup sedentari, tingginya konsumsi makanan berkalori tinggi, serta paparan stres kronis berkontribusi terhadap meningkatnya prevalensi ketiga kondisi tersebut. Hiperurisemia, hiperglikemia, dan hiperkolesterolemia sering muncul bersamaan dan saling berinteraksi dalam memperburuk status metabolik, sehingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, sindrom metabolik, dan morbiditas terkait lainnya pada p opulasi perkotaan Penelitian ini bertujuan menggambarkan profil metabolik penduduk di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, wilayah dengan potensi paparan polusi tinggi. Sebanyak 24 responden (12 laki-laki dan 12 perempuan) berusia 25–35 tahun yang tidak merokok dan sehat diperiksa kadar kolesterol, gula darah puasa, dan asam urat menggunakan metode enzimatik biosensor. Hasil menunjukkan laki-laki lebih banyak beraktivitas di luar ruangan (>6 jam), sedangkan perempuan dominan 3–6 jam. Tidak ada laki-laki yang rutin mengonsumsi vitamin, sedangkan 8% perempuan melakukannya. Kadar kolesterol tinggi ditemukan pada satu perempuan, dan kadar asam urat tinggi pada tiga laki-laki. Temuan ini mengindikasikan perbedaan paparan lingkungan dan perilaku kesehatan antarjenis kelamin yang berpotensi memengaruhi status metabolik penduduk sekitar bandara..
Kata kunci: Asam Urat, Gula Darah, , Kesehatan Metabolik, Kolesterol, Lingkungan Urban