ARTIKEL REVIEW: PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ALUMINA TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL KOMPOSIT
DOI:
https://doi.org/10.36499/psnst.v15i1.14604Abstract
Material komposit berbasis alumina (Al₂O₃) semakin banyak digunakan karena mampu meningkatkan sifat mekanik, kekerasan, dan ketahanan aus pada matriks logam maupun polimer. Penambahan serbuk alumina berfungsi sebagai penguat yang memperbaiki kekuatan tarik, kestabilan termal, dan ketahanan korosi material. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa komposit berbasis alumina pada berbagai jenis matriks dan metode fabrikasi untuk menentukan formulasi paling efektif dalam meningkatkan karakteristik mekanik. Berdasarkan berbagai hasil penelitian, faktor seperti ukuran partikel, fraksi berat, dan metode proses seperti stir casting, powder metallurgy, dan hand lay-up memiliki pengaruh besar terhadap kekuatan tarik komposit. Kekuatan tarik tertinggi dicapai pada komposit Al–4%Cu–0.6%Mg–0.8%Mn–Al₂O₃ sebesar sekitar 270 MPa dengan partikel 8 µm dan fraksi berat 9 wt%. Komposit berbasis polimer seperti epoxy dan HDPE menunjukkan kekuatan tarik lebih rendah, berkisar 5–38 MPa. Secara umum, penambahan alumina yang tepat terbukti meningkatkan performa mekanik, terutama pada matriks logam, dengan keberhasilan dipengaruhi oleh ukuran partikel, homogenitas dispersi, dan interaksi antar-fase dalam material.
Kata kunci: komposit, alumina (Al₂O₃), kekuatan tarik, matriks logam, serbuk penguat