PERAN KYAI DAN PESANTREN DALAM PENGEMBANGAN INDUSTRI HALAL DI INDONESIA STUDI KASUS DI PACIRAN DAN KANGEAN

Honest Dody Molasy, Sus Eko Zuhri Ernada, Linda Dwi Eriyanti, Rindi Yuli Elfia Sova, M Rayhan Hanif

Abstract


Di tengah kelesuan ekonomi akibat Pandemi Covid - 19, industri halal dunia diprediksi meningkat dan berkembang. Peluang ini membuat banyak negara - negara berkompetisi mengembangkan industri halal karena memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi yang cukup besar. Berdasarkan laporan Global Islamic Economy Indicator (GIE) tahun 2022, Malaysia menduduki peringkat pertama industri halal dunia, sedangkan Indonesia sebagai negara penduduk muslim terbesar menduduki peringkat empat. Wakil Presiden Ma’ruf Amin menargetkan Indonesia sebagai produsen halal dunia terbesar di tahun 2024. Untuk mencapai target tersebut, Indonesia perlu memperkuat program halal kepada para UMKM terutama yang berbasis pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kyai dan pondok pesantren dalam upaya pengembangan industri halal bagi UMKM di Indonesia. PaciranLamongan dipilih karena masyarakatnya tinggal di wilayah perkotaan yang dekat dengan kawasan industri, sedangkan Pulau Kangean memiliki keterbatasan infrastruktur dan akses. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Desa Banjarwati, Kabupaten Paciran dan di Pondok Pesantren Al-Hidayah, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, FGD, dan indepth-interview. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peran kyai dan pondok pesantren di Kabupaten Paciran dan Pulau Kangean. Pesantren dan kyai di Paciran memberikan dukungan yang kuat terhadap proses sertifikasi halal produk UMKM. Sementara itu, di Pulau Kangean, kyai dan pesantren memiliki perhatian yang minim terhadap upaya sertifikasi halal. Koordinasi antara UMKM dengan Pemerintah juga sangat lemah yang menyebabkan rendahnya jumlah produk UMKM yang tersertifikasi halal.

 

Kata Kunci: UMKM, Halal Industri, Pesantren, KyaI


Full Text:

183-193.PDF

References


Kemenko Perekonomian. (2022).

Perkembangan UMKM sebagai

Critical Engine Perekonomian

Nasional Terus Mendapatkan

Dukungan Pemerintah.

Kementerian Koordinator

Bidang Perekonomian, 1–2.

Retrieved from www.ekon.go.id

Lestari, Devita Ayu. (2021). Strategi dan

Teknis Pendirian BMT

Pesantren. Retrieved September

, 2023, from

https://kneks.go.id website:

https://kneks.go.id/berita/408/

strategi-dan-teknis-pendirianbmtpesantren?category=1Pamuji,

Sugeng (2021). Kemenag

Sosialisasikan Sertifikasi Halal

Bagi Pelaku Usaha Berbasis

Pesantren. Retrieved from

kemenang website:

https://kemenag.go.id/nasional

/kemenag-sosialisasikansertifikasi-halal-bagi-pelakuusaha-berbasis-pesantren53hd1a

Lestari, Devita Ayu. (2021). Strategi

dan Teknis Pendirian BMT

Pesantren. Retrieved

September 7, 2023, from

https://kneks.go.id website:

https://kneks.go.id/berita/4

/strategi-dan-teknispendirian-bmtpesantren?category=1

Limanseto, Haryo. (2022). Tak

Hanya Miliki Domestic

Market yang Besar, Indonesia

Juga Berpeluang Menjadi

Produsen Halal Terkemuka

Dunia. Braz Dent J., 33(1), 1–

Retrieved from

https://www.ekon.go.id/publ

ikasi/detail/4805/tak-hanyamiliki-domestic-marketyang-besar-indonesia-jugaberpeluang-menjadiprodusen-halal-terkemukadunia

Mutafarida, Binti, & Sariati, Ning

Purnama. (2019). Peran

Pesantren Dalam Memenuhi

Kebutuhan Industri Halal Life

Style. Proceeding of

International Conference on

Islamic Education:

Challenges in Technology and

Literacy, 4(2), 109–115.

Permata, Annisa. (2019). KNKS

Mendorong Peran Pesantren

Dalam Industri Halal.

Retrieved September 7, 2023,

from https://kneks.go.id

website:

https://kneks.go.id/berita/9

/knks-mendorong-peranpesantren-dalam-industrihalal?category=1

State of the Global Islamic Economy

Report. (2022). State of the

Global Islamic Economy Report.

DinarStandard, 1–40. Retrieved

from

https://www.dinarstandard.com

/post/state-of-the-globalislamic-economy-report-2022


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


KNBESI Visitor Statistics