Main Article Content
Abstract
Perkembangan teknologi informasi (TI) yang pesat telah mendorong transformasi digital pada berbagai sektor, termasuk Kantor Akuntan Publik (KAP). Pemanfaatan sistem informasi berbasis digital dalam pengelolaan data keuangan tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga menghadirkan risiko baru terkait keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan serta upaya penguatan pengendalian sistem informasi pada KAP Kumalahadi, Sugeng Pamudji & Rekan Cabang Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara mendalam dengan auditor dan tim teknologi informasi, serta observasi langsung terhadap praktik pengendalian sistem informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAP menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, ketergantungan pada media fisik dan platform pihak ketiga, lemahnya manajemen file, serta meningkatnya ancaman keamanan siber. Selain itu, keterbatasan kompetensi teknis auditor dalam bidang TI juga menjadi hambatan signifikan. Meski demikian, KAP telah melakukan sejumlah langkah penguatan, antara lain penggunaan email khusus berkapasitas besar, pembatasan akses data, penyusunan pedoman tata kelola data, hingga perekrutan SDM dengan kompetensi TI. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengendalian sistem informasi di KAP tidak hanya merupakan isu teknis, melainkan juga strategis yang membutuhkan integrasi teknologi, investasi infrastruktur, serta budaya
kepatuhan untuk menjaga integritas dan kerahasiaan data klien.