Isi Artikel Utama
Abstrak
Geriatri sangat rentan terhadap penggunaan PIM (Potentially Inappropriate Medications) karena perubahan fisiologis farmakokinetik dan farmakodinamik penuaan yang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh mereka untuk memproses obat. Pentingnya dilakukannya evaluasi ini untuk mengetahui penggunaan obat yang diberikan aman atau tidak pada pasien geriatri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pasien geriatri yang menggunakan obat susunan saraf pusat berdasarkan jenis kelamin dan penyakitnya di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang bulan Januari-Desember 2022, untuk mengetahui gambaran pengobatan pasien geriatri yang mendapat obat susunan saraf pusat di Instalasi Rawat Inap RSUD Tugurejo Semarang bulan Januari-Desember 2022 dan untuk mengetahui evaluasi penggunaan obat susunan saraf pusat pada pasien geriatri ditinjau dari ketepatan pasien dan ketepatan obat berdasarkan dari kriteria Beers 2023 di Instalasi Rawat VInap RSUD Tugurejo Semarang pada bulan Januari-Desember 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif, pengambilan data dilakukan retrospektif dan teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian ini adalah pasien geriatri yang mendapatkan obat susunan saraf pusat dan menjalani rawat inap di RSUD Tugurejo Semarang bulan Januari-Desember 2022. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien geriatri rawat inap yang berusia ≥ 65 tahun. Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik pasien geriatri yang berjenis kelamin laki-laki sebesar 56% dari jumlah seluruh pasien yaitu 41 pasien. Usia paling banyak pada pasien geriatri yang mendapat obat susunan saraf pusat adalah pasien dengan rentang usia 65-69 tahun sebesar 59%. Gambaran pengobatan pasien geriatri yang mendapat obat susunan saraf pusat yang harus dihindari pada pasien geriatri paling banyak penggunaan adalah alprazolam sebesar 37% dan penggunaan obat susunan saraf pusat yang berinteraksi dengan penyakit penyerta adalah donepezil dengan 3 kasus sebesar 100%. Berdasarkan hasil evaluasi ketepatan obat 45 kasus dengan persentase 67% dan ketepatan pasien 63 kasus dengan persentase 94%
Kata Kunci
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Referensi
- 1. Abdulah, R., dan Barliana, M.I. 2015. Penggunaan Obat yang Berpotensi Tidak Tepat pada Populasi Geriatri di Kota Bandung. Jurnal Farmasi Klinik. 4(3):226-234.
- 2. Antonius. 2010. Obat Sistem Saraf Pusat, Stikes Hang Tuah Surabaya.
- 3. Endres, H. G., Kaufmann-Kolle, P., Steeb, V., Bauer, E., Böttner, C., & Thürmann, P. (2016). Association between potentially inappropriate medication (PIM) use and risk of hospitalization in older adults: An observational study based on routine data comparing PIM use with use of PIM alternatives. PLoS ONE, 11(2), 1–15.
- 4. Eze, U.I.H., dan Olowu, A.O. (2011). Prescribing patterns and inappropriate use of medications in elderly outpatients in a tertiary hospital in Nigeria. Tropical Journal of Pharmaceutical Research, 10(1), 19–25
- 5. Fick, D. M., Semla, T. P., Steinman, M., Beizer, J., Brandt, N., Dombrowski, R., DuBeau, C. E., Pezzullo, L., Epplin, J. J., Flanagan, N., Morden, E., Hanlon, J., Hollmann, P., Laird, R., Linnebur, S., & Sandhu, S. (2023). American Geriatrics Society 2023 updated AGS Beers Criteria® for potentially inappropriate medication use in older adults. Journal of the American Geriatrics Society, March, 2052-2081.
- 6. Hajjar ER, Cafiero AC, Hanlon JT, Polypharmacy in elderly patients, Am. J. Geriatr. Pharmacother 5. 2007.345–351.
- 7. Hines, L. E., & Murphy, J. E. (2011). Potentially harmful drug-drug interactions in the elderly: A review. American Journal Geriatric Pharmacotherapy, 9(6), 364–377.
- 8. Mathur, A., & Shah, P. C. (2019). IJBCP International Journal of Basic & Clinical Pharmacology Original Research Article Potentially inappropriate prescribing in elderly: a comparison of Beers and STOPP criteria in tertiary care. 8(1), 95–99.
- 9. Meutia, S., Utami, N., Rahmawati, S., Himayani, R. 2021. Sistem Saraf Pusat dan Perifer. Medula. 11(3):306:311
- 10. Nadhifah, T. A., & Sjarqiah, U. (2022). Gambaran Pasien Stroke Pada Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2019. 3(1):23–30.
- 11. Namirah Muh Syuaib, A. A., & Darmawan, E. (2015). Penggunaan Potentially Inappropriate Medications. Journal Pharmaciana, 5(1), 77–84.
- 12. Permenkes. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Geriatri Di Rumah Sakit. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
- 13. Permenkes. 2015. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementrian KEsehatan Republik Indonesia, Jakarta.
- 14. Permenkes. 2021. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2021 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Klinik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
- 15. Rahmawati, R., Harianti Putri, Y., Handayani, D., Pertiwi, R., Putri Nurlita, S., Kamilla Putri, D., & Alawiya Simanullang, K. (2022). Potensi Penggunaan Obat Tidak Tepat Pada Pasien Rawat Jalan Geriatri Berdasarkan Kriteria Beers 2019. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(2), 9–14. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.125
- 16. Sari, W.A., Lubis, A.P., dan Syahputra, A.K. 2022. Diagnosa Penyakit Saraf Manusia Dengan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi. 9(3):2246-2260.
- 17. Sasfi, S.M., Untari, E.K., dan Rizkifani, S. 2022. Evaluasi Pola Peresepan Pasien Geriatri di RSUD Dr. Soedarso Pontianak Bersadarkan Beers Kriteria. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 11(2):95-104.
- 18. Setyowati, D. R., Sudarso, & Utaminingrum,W. (2011). Evaluasi Pola Peresepan Berdasarkan Beers Criteria Pada Pasien Geriatri Rawat Jalan Pada Poli Penyakit Dalam Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Periode Agustus 2010-Maret 2011. 8(3), 24–28.
- 19. Sitar DS. Aging issues in drug disposition and efficacy. Proc West Pharmacol Soc. 2007.50:16–20
- 20. Zakiah Oktarlina, R., Iswari, D. A., Lisiswanti, R., Faktor-Faktor Yang, |, Penggunaan, M., Rasional, O., & Athaayaa Iswari, D. (2022). Faktor-faktor yang Memengaruhi Penggunaan Obat Rasional. Jurnal Agromedicine, 9(2), 87–91.
Referensi
1. Abdulah, R., dan Barliana, M.I. 2015. Penggunaan Obat yang Berpotensi Tidak Tepat pada Populasi Geriatri di Kota Bandung. Jurnal Farmasi Klinik. 4(3):226-234.
2. Antonius. 2010. Obat Sistem Saraf Pusat, Stikes Hang Tuah Surabaya.
3. Endres, H. G., Kaufmann-Kolle, P., Steeb, V., Bauer, E., Böttner, C., & Thürmann, P. (2016). Association between potentially inappropriate medication (PIM) use and risk of hospitalization in older adults: An observational study based on routine data comparing PIM use with use of PIM alternatives. PLoS ONE, 11(2), 1–15.
4. Eze, U.I.H., dan Olowu, A.O. (2011). Prescribing patterns and inappropriate use of medications in elderly outpatients in a tertiary hospital in Nigeria. Tropical Journal of Pharmaceutical Research, 10(1), 19–25
5. Fick, D. M., Semla, T. P., Steinman, M., Beizer, J., Brandt, N., Dombrowski, R., DuBeau, C. E., Pezzullo, L., Epplin, J. J., Flanagan, N., Morden, E., Hanlon, J., Hollmann, P., Laird, R., Linnebur, S., & Sandhu, S. (2023). American Geriatrics Society 2023 updated AGS Beers Criteria® for potentially inappropriate medication use in older adults. Journal of the American Geriatrics Society, March, 2052-2081.
6. Hajjar ER, Cafiero AC, Hanlon JT, Polypharmacy in elderly patients, Am. J. Geriatr. Pharmacother 5. 2007.345–351.
7. Hines, L. E., & Murphy, J. E. (2011). Potentially harmful drug-drug interactions in the elderly: A review. American Journal Geriatric Pharmacotherapy, 9(6), 364–377.
8. Mathur, A., & Shah, P. C. (2019). IJBCP International Journal of Basic & Clinical Pharmacology Original Research Article Potentially inappropriate prescribing in elderly: a comparison of Beers and STOPP criteria in tertiary care. 8(1), 95–99.
9. Meutia, S., Utami, N., Rahmawati, S., Himayani, R. 2021. Sistem Saraf Pusat dan Perifer. Medula. 11(3):306:311
10. Nadhifah, T. A., & Sjarqiah, U. (2022). Gambaran Pasien Stroke Pada Lansia di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Tahun 2019. 3(1):23–30.
11. Namirah Muh Syuaib, A. A., & Darmawan, E. (2015). Penggunaan Potentially Inappropriate Medications. Journal Pharmaciana, 5(1), 77–84.
12. Permenkes. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 79 Tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Geriatri Di Rumah Sakit. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
13. Permenkes. 2015. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2015 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia Di Pusat Kesehatan Masyarakat. Kementrian KEsehatan Republik Indonesia, Jakarta.
14. Permenkes. 2021. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2021 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di Klinik. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
15. Rahmawati, R., Harianti Putri, Y., Handayani, D., Pertiwi, R., Putri Nurlita, S., Kamilla Putri, D., & Alawiya Simanullang, K. (2022). Potensi Penggunaan Obat Tidak Tepat Pada Pasien Rawat Jalan Geriatri Berdasarkan Kriteria Beers 2019. Jurnal Kefarmasian Akfarindo, 7(2), 9–14. https://doi.org/10.37089/jofar.vi0.125
16. Sari, W.A., Lubis, A.P., dan Syahputra, A.K. 2022. Diagnosa Penyakit Saraf Manusia Dengan Metode Forward Chaining Dalam Sistem Pakar. Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi. 9(3):2246-2260.
17. Sasfi, S.M., Untari, E.K., dan Rizkifani, S. 2022. Evaluasi Pola Peresepan Pasien Geriatri di RSUD Dr. Soedarso Pontianak Bersadarkan Beers Kriteria. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia. 11(2):95-104.
18. Setyowati, D. R., Sudarso, & Utaminingrum,W. (2011). Evaluasi Pola Peresepan Berdasarkan Beers Criteria Pada Pasien Geriatri Rawat Jalan Pada Poli Penyakit Dalam Di Rsud Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto Periode Agustus 2010-Maret 2011. 8(3), 24–28.
19. Sitar DS. Aging issues in drug disposition and efficacy. Proc West Pharmacol Soc. 2007.50:16–20
20. Zakiah Oktarlina, R., Iswari, D. A., Lisiswanti, R., Faktor-Faktor Yang, |, Penggunaan, M., Rasional, O., & Athaayaa Iswari, D. (2022). Faktor-faktor yang Memengaruhi Penggunaan Obat Rasional. Jurnal Agromedicine, 9(2), 87–91.