Main Article Content
Abstract
Kegiatan pengabdian ini menerapkan teknologi produksi tepung MOCAF dan mie kering MOCAF-kelor pada Kelompok Tani Widodo Tani serta menyiapkan rantai pasok tepung daun kelor bersama BUMDes Banjar Rejo di Desa Jumantoro, Karanganyar. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah singkong yang sebelumnya terutama dijual segar atau sebagai gaplek. Metode meliputi sosialisasi, pelatihan proses, penerapan peralatan, pendampingan, dan evaluasi berbasis dokumentasi, daftar hadir, berita acara serah terima aset, serta bukti diseminasi. Pelatihan MOCAF mencakup seluruh tahapan proses melalui demonstrasi dan poster prosedur; tahap penggilingan menggunakan chips yang telah difermentasi dan dikeringkan sebelumnya karena waktu fermentasi tidak dapat diselesaikan dalam satu sesi pelatihan. Hasil menunjukkan tersedianya prosedur operasi MOCAF, formulasi serta panduan mie kering MOCAF-kelor, paket teknologi senilai Rp87.327.000 pada mitra pertama, dan publikasi media massa. Produksi tepung daun kelor di mitra kedua belum berjalan rutin akibat musim kering. Penerapan teknologi memperkuat kesiapan produksi Mitra 1, sedangkan Mitra 2 memerlukan pemulihan pasokan daun kelor dan pencatatan produksi serta penjualan untuk membuktikan dampak ekonomi.