Main Article Content
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua, khususnya ibu-ibu PKK di Desa Sokorini, Muntilan, Kabupaten Magelang, mengenai pentingnya masa golden age (usia 0–6 tahun) dan penerapan pola asuh positif (positive parenting) sebagai upaya membentuk generasi yang sehat dan berkarakter. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan praktik reflektif. Materi pertama menjelaskan konsep golden age sebagai periode kritis perkembangan otak dan kepribadian anak, sedangkan materi kedua menekankan strategi pengasuhan positif yang berfokus pada kasih sayang, komunikasi efektif, disiplin tanpa kekerasan, dan keteladanan orang tua. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman orang tua mengenai pentingnya stimulasi dan pengasuhan positif selama masa golden age, serta meningkatnya kesadaran untuk menghindari pola asuh keras dan menggantinya dengan pendekatan yang lebih empatik. Kegiatan ini berhasil memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama yang menentukan kesejahteraan psikologis anak, serta dapat dijadikan model psikoedukasi berbasis komunitas yang berkelanjutan.