Main Article Content
Abstract
Prevalensi diabetes melitus meningkat secara signifikan, terutama diabetes melitus tipe 2 (DM2). Perlu adanya upaya baik preventif maupun kuratif untuk menekan kejadian DM2. Laporan dari Dusun Kemantren II, Semawung, Purworejo menyatakan bahwa masyarakat dukuh tersebut belum pernah terpapar edukasi mengenai diabetes. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi diabetes kepada masyarakat Dusun Kemantren II, Semawung, Purworejo, Jawa Tengah. Pengabdian ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan satu waktu. Keberhasilan edukasi yang diberikan diukur berdasarkan pre tes dan post tes. Edukasi yang diberikan meliputi empat kajian yaitu definisi, tanda, cara pencegahan, dan cara kontrol diabetes. Analisis hasil secara statistik menggunakan
McNemar dengan signifikansi berdasarkan p-value<0,05. Karakteristik responden mayoritas adalah laki-laki, responden rerata berusia 45,57 tahun, sebagian besar bekerja sebagai petani dan tidak memiliki riwayat diabetes, rerata kadar glukosa sewaktu adalah 125,91 mg/dL. Terdapat peningkatan pengetahuan secara signifikan pada keempat aspek kajian (p=0,000). Perlu adanya pengabdian lebih lanjut untuk tidak hanya meningkatkan pengetahuan namun pada perubahan perilaku. Perlu ada tindak lanjut untuk pemeriksaan gula darah secara berkala dengan bekerjasama bersama Puskesmas.