Main Article Content

Abstract

Sampah merupakan masalah yang tidak ada habisnya terutama dalam upaya pengelolaannya, terutama di daerah kawasan wisata yang salah satunya ada di Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Kelurahan Kandri sebagai salah satu daerah wisata di Kota Semarang juga menyoroti cara pengelolaan sampah. Sampah yang terdiri dari organik dan non organik di masayarakat dapat dilakukan pengelolaan yang lebih untuk ditingkatkan kualitas atau kebermanfaatannya bagi masyarakat. Salah satu cara pengelolaan sampah terutama sampah organik adalah dengan menggunakan maggot. Maggot dapat mengurai sampah organik lebih cepat dan lebih baik. Untuk itu perlu adanya pelatihan dalam budidaya maggot untuk mengelola dan mengolah sampah organik di Kelurahan Kandri. Pelatihan ini menggunakan metode pemberian teori dan praktik langsung budidaya dengan sampah organik yang telah dipilah pilah di bank sampah kelurahan.

Article Details

Author Biographies

Dyah Setyaningrum Winarni, a:1:{s:5:"en_US";s:16:"Universitas Ivet";}

Pendidikan IPA, FKIP

Feri Setiawan, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Informatika, Fakultas Teknik

Muhammad Azka Aziz, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Informatika, Fakultas Saintek

Marfel Salfa Difa, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Informatika, Fakultas Saintek

Erlina Senia, Universitas Ivet Semarang

Gizi, Fakultas Kesehatan

Ali Makmum, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Ekonomi, FKIP

Nurul Aisyah, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Sejarah, FKIP

Julia Shoffa Hariyanto, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Sejarah, FKIP

Mawaristul Hidayah, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, FKIP

Susi Wardani, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, FKIP

Anugrah Zildan Maulana, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Vokasional Teknik Mesin, Fakultas Saintek

Tiara Zulfa Larasati, Universitas Ivet Semarang

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, FKIP