SOSIALISASI KESEHATAN TERKAIT GANGGUAN GERAK OTOT RANGKA AKIBAT KERJA (GOTRAK) PADA PENGRAJIN DI KUB MAMPU JAYA

Julianti Saffana Zahra, Friska Ayu, Syahriatul Hikmiah, Ridwan Al Farizi, Merry Sunaryo

Abstract


Home industri sandal dan sepatu merupakan salah satu contoh komoditi industri skala kecil menengah yang cukup diminati. KUB Mampu Jaya merupakan salah satu kelompok usaha produksi sandal hotel dan sandal-sepatu fashion yang seluruh proses kerjanya melibatkan anggota gerak tubuh, yakni penggunaan tangan secara berulang dan bekerja dengan sikap duduk dalam waktu yang lama. Tentu, pengrajin dapat berpotensi mengalami penyakit akibat kerja (PAK), seperti gangguan pada otot rangka (Musculoskeletal Disorders). Menindaklanjuti permasalahan tersebut, sosialisasi diperlukan untuk mengedukasi pengrajin terhadap bahaya dan risiko ergonomi yang ada sehingga dapat diminimalisir atau dicegah. Sebelumnya dilakukan Survey Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja secara subjektif sebagai skrining awal ini dengan tujuan guna mengidentifikasi keluhan subjektif Musculoskeletal Disorders (MSDs). Hasil analisis risiko keluhan GOTRAK menunjukkan segmen tubuh yang mengalami rasa sakit/nyeri dari 71% pekerja hampir pada semua anggota tubuh, kecuali bagian lengan dan kaki. Sosialisasi diselenggarakan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan pemberian media edukasi berupa poster. Selanjutnya, tindak lanjut menggunakan instrumen wawancara pre-test dan post-test sebagai evaluasi kegiatan. Sasaran sosialisasi adalah pengrajin KUB Mampu Jaya sebanyak 9 responden. Evaluasi dari sosialisasi yang telah diselenggarakan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan terhadap hasil pre test sebelumnya. Hal ini mencakup pada seluruh topik materi sosialisasi.  Indikator keberhasilan dari sosialisasi ini adalah meningkatnya pengetahuan umum mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta terkait Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja yang diukur dengan evaluasi melalui post test yang dilakukan. Kegiatan sosialisasi ini dikatakan dapat berhasil dan mampu meningkatkan kesadaran pekerja akan pentingnya kesehatan selama bekerja terhadap penyakit akibat kerja (PAK), seperti Gangguan Otot Rangka Akibat Kerja.

Kata kunci: Muscoleskeletal Disorders, GOTRAK, Sosialisasi, Pengetahuan, K3

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31942/abd.v8i2.10107

Refbacks

  • There are currently no refbacks.